fajarnews

Aditya Toharudin Wakili Kuningan Sebagai Duta Mahasiswa

Redaksi : Andriyana | Rabu, 6 April 2016 | 19:19 WIB

AAF
Aditya Toharudin Raih Prestasi Juara Harapan II dalam kompetisi Generasi Muda Tingkat Provinsi Jawa Barat

Fajarnews.com, KUNINGAN- Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kuningan memberikan kepercayaan kepada Aditya Toharudin sebagai Duta Mahasiswa dalam kompetisi Generasi Muda Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat, di Hotel Panorama Lembang, Bandung, Rabu (6/4).

Kompetisi dengan teman “Menginspirasi Remaja Untuk Menghindari narkoba, Free Sec, HIV/AIDs” itu diikuti oleh 54 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Jawa Barat, seperti Universitas Indonesia (UI) Depok, Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Institut Teknologi Bandung (ITB), Telkom Unversity, Presiden University.

Pada hari pertama diisi dengan pembekalan materi dari panitia penyelenggara, hari kedua pelaksanaan tes dan penggumuman. Adapun pelaksanaan tes meliputi dua tahapan, yakni tes wawancara dan presentasi makalah yang telah dibuat oleh peserta.

Tes wawancara dilakukan untuk menguji pengetahuan seputar delapan substansi generasi berencana, seperti; pengetahuan tentang free sex, HIV AIDS, Narkoba, gander, delapan fungsi keluarga, life skill, Komunikasi Informasi, serta edukasi dan advokasi.

Saat pengumuman nilai presentasi makalah, Aditya Toharudin perwakilan dari Kuningan masuk dalam kategori Top 5 Presentation. Sedangkan pada saat pengumuman juara, Adit meraih juara harapan II Putra. Penilaian tersebut merupakan akumulai dari nilai tes wawancara, presentasi, keaktifan, kedisiplinan, dan bakat.

Meski meraih juara harapan II, Aditya Toharudin mengaku bahagia bahkan sempat tidak menyangka bisa terpilih sebagai juara harapan II, mengingat bahwa kompetitornya merupakan mahasiswa dari Perguruan Tinggi ternama.

“Jangan pernah malu mengakui sebagai mahasiswa Universitas Kuningan, jangan pernah takut bersaing dengan kota atau Kabupaten lain. Mari buktikan bahwa kita mampu bersaing dengan Perguruan Tinggi lain,” kata Adit.

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan, Asep Jejen Jaelani, merasa bangga atas prestasi yang telah diraih mahasiswanya. Dengan prestasi itu, tentu akan mempertahankan status Program Studi yang saat ini terakreditasi “A”.

“Ini merupakan kebanggaan buat Prodi. Dengan status terakreditasi “A” maka semua element yang ada di PBSI harus bergerak, harus berprestasi,” kata Jejen.

Jejen juga menambahkan, bahwa kedepan Prodi PBSI akan terus meningkatkan kualitas mahasiswanya, baik dari segi akademik maupun nonakademik. Sehingga prestasi dari mahasiswa akan terus berdatangan dan membangggakan bagi Prodi PBSI Universitas Kuningan.

ALI AL-FARUQ

Loading Komentar....