fajarnews

STIKKU Siapkan SDM Kesmas Hadapi Perubahan Zaman

Redaksi : Andriyana | Senin, 26 September 2016 | 14:35 WIB

SOPANDI
Ketua STIKKU Asep Sufyan Ramadhy (paling kiri) berfoto bersama dengan narasumber dan keluarga besar STIKKU

Fajarnews.com, KUNINGAN - Belum lama diterima menjadi mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU), 98 mahasiswa baru langsung menerima pembelajaran serius melalui kuliah pakar. Acara itu dilaksanakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKKU dengan menghadirkan langsung tiga doktor bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas).

Ketiga doctor kesehatan masyarakat itu di antaranya, Dr Triseu Setianingsih, Dr Gurdani Yogisutanti, dan Dr Nur Asni. Masing-masing mereka merupakan pakar dalam bidang epidemiologi, kesehatan dan keselamatan kerja, dan doktor bidang sistem informasi kesehatan.

Pada kesempatan itu, seluruh mahasiswa baru tampak antusias mengikuti diskusi yang diisi oleh ketiga narasumber. Sampai akhir acara, mahasiswa baru terlibat aktif berdialog dengan ketiganya.

Ketua STIKKU Asep Sufyan Ramadhy menerangkan, kegiatan itu rutin dilaksanakan dan sudah menjadi tradisi akademik di STIKKU. Tujuannya, tidak lain adalah untuk membuka wawasan mahasiswa dalam membaca perkembangan zaman. Tidak terkecuali tantangan di bidang ilmu kesehatan masyarakat.

Menurutnya, salah satu tantangan ahli kesehatan masyarakat adalah harus mampu membaca tanda-tanda zaman dan perubahan yang menyertainya. Hal itu penting, menurutnya, supaya setiap ahli kesehatan bisa tetap adaptif dan bahkan bisa mengubah tantangan yang ada menjadi peluang bagi pengembangan profesi Kesmas.

“Salah satunya adalah bagaimana menyiapkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi perubahan, khususnya yang akan terjadi di wilayah Ciayumajakuning. Bagaimana mahasiswa menyiapkan diri menghadapi phenomena kesehatan pascadibukanya Bandara Internasional Kertajati Majalengka yang tinggal menunggu waktu saja,” kata Asep Sufyan di Kampus STIKKU, Kamis, (22/9) lalu

Asep menegaskan, lulusan STIKKU, termasuk didalamnya adalah Kesehatan Masyarakat, harus memiliki daya guna dan daya beda. Secara filosofis, lanjut dia, lulusan Kesma harus siap memiliki visi yang bermanfaat bagi masyarakat.

SOPANDI

Tags: STIKKU KESMAS SDM
Loading Komentar....