fajarnews

Guru PNS SMA/SMK se-Kota Cirebon Absensi Finger Print di Dua Sekolah

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 29 Desember 2016 | 09:15 WIB

Winarno
Kepala SMAN 6 Kota Cirebon, Hj. Etty Nur Rochaeni melakukan finger print di SMAN 7 Kota Cirebon bersama guru dan jajaran TU, Rabu (28/12).*

Fajarnews.com, CIREBON- Seluruh kepala sekolah (kepsek), tenaga pendidik atau guru serta pegawai tata usaha (TU) tingkat SMA/SMK melakukan finger print di dua sekolah, yakni SMAN 7 dan SMKN 1 Kota Cirebon.

Hal ini dikarenakan mulai 1 Januari 2017 seluruh SMA/SMK dari daerah akan dialihkan status pengelolaannya ke Provinsi Jawa Barat (Jabar), termasuk keluarga besar SMAN 6 Kota Cirebon pun turut serta melakukan finger print di SMAN 7 Kota Cirebon.

Kepala SMAN 6 Kota Cirebon, Hj. Etty Nur Rochaeni mengatakan, dirinya didampingi para wakasek dan sejumlah guru SMAN 6 Kota Cirebon telah melakukan finger print yang disediakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Jabar.

"Finger print hanya dilaksanakan cuma satu hari saja, dan apabila ada tenaga pendidik atau guru yang tidak hadir. Maka mereka akan melakukan finger print di Bandung, tepatnya di BKD Provinsi Jabar, dan Alhamdullilah saya sendiri sudah melakukan finger print," ungkap Ety kepada fajarnews.com usai melakukan finger print di SMAN 7 Kota Cirebon, Rabu (28/12).

Ia mengungkapkan, ada sekitar 52 Pegawai Negeri Sipil (PNS) terdiri dari 49 tenaga pendidik dan tiga pegawai TU di SMAN 6 Kota Cirebon yang melakukan finger print sebelum pengelolaan statusnya dipegang Pemprov Jabar. "Setelah status SMA/SMK ini dialihkan ke Pemprov Jabar. Kami pun berharap agar kualitas pendidikan bisa lebih baik lagi dan mendapatkan bantuan BOS paling tidak sama dengan yang diberikan Pemkot Cirebon," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun fajarnews.com, sedikitnya ada sekitar 1.118 tenaga pendidik dan pegawai TU PNS dari tingkat SMA/SMK negeri dan swasta se-Kota Cirebon yang telah terdaftar untuk melakukan finger print di dua tempat.

Ada sekitar 27 kota/kabupaten se-Jabar yang melakukan finger print yang dilaksanakan dari tanggal 24-30 Desember 2016. Dan apabila ada PNS yang tidak sempat melakukan finger print, maka mereka akan melakukan finger print di Bandung pada tanggal 3-5 Januari 2017.

Finger print ini nantinya akan dilaksanakan setiap hari oleh tenaga pendidik dan pegawai TU guna mengetahui kehadirannya, karena finger print secara otomatis akan masuk ke data BKD Jabar.

WINARNO

Loading Komentar....