fajarnews

Dikmen Dihapus, Pemprov Bakal Buat Balai Pengawasan di Setiap Wilayah

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 30 Desember 2016 | 09:15 WIB

 

Fajarnews.com, CIREBON- Menyusul dialihkannya pengelolaan SMA/SMK ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) per 1 Januari 2017 mendatang, maka bidang pendidikan menengah (Dikmen) di Dinas Pendidikan akan dihapus, dan akan diganti dengan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) atau balai-balai pengawasan tingkat daerah.

Hal itu dikemukakan Kadisdik Kota Cirebon, Jaja Sulaeman saat ditemui fajarnews.com usai breafing staf di kantor Bappeda Kota Cirebon, Kamis, (29/12). "Setelah pengelolaannya dipegang pemprov, maka kita tak ada bidang Dikmen dan pengawasnya pun langsung pada pemprov. Kemungkinan nanti akan membentuk UPT atau balai-balai di setiap wilayah Cirebon, dan Kota Cirebon masuk wilayah 5," kata Jaja.

Pihaknya belum mengetahui bahwa balai-balai untuk pengawasan itu nanti akan ditempatkan di mana. Meski begitu, dirinya akan wellcome (terbuka,red). "Untuk absensi para guru dan pegawai TU nanti akan dilakukan finger print. Bahkan kemarin mereka sudah didata dengan melakukan finger print di dua sekolah," ucapnya.

Ia menjelaskan, total keseluruhan guru dan pegawai TU PNS yang dialihkan statusnya itu ada sekitar 771 orang. Bahkan nantinya terkait bantuan operasional sekolah (BOS) pun, Pemprov Jabar yang kucurkan. Saat dikonfirmasi terkait jumlah keseluruhan dana BOS yang dianggarkan Pemprov Jabar, dirinya belum mengetahui secara pasti berapa untuk Kota Cirebon.

"Karena sudah kewenangannya pemprov, maka kita berusaha akan menyampaikan terkait anggarannya pada 2017, paling tidak sama dengan kita penyediaan anggarannya di APBD Kota Cirebon," pungkasnya. 

WINARNO

Loading Komentar....