fajarnews

Rektor Minta Wisudawan Unswagati Tidak Pernah Berhenti Belajar

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 9 Januari 2017 | 09:15 WIB

Winarno
Rektor Unswagati Cirebon, H. Rochanda Wiradinata memindahkan tali toga wisudawan dari kiri ke kanan di Auditorium Kampus 1 Unswagati, Sabtu (7/1).*

Fajarnews.com, CIREBON- Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon mewisuda sebanyak 700 mahasiswa/mahasiswi selama dua hari di Auditorium Kampus 1 Unswagati, Sabtu-Minggu, (7-8/1).Rektor Unswagati Cirebon, H. Rochanda Wiradinata berharap kepada 700 wisudawan tersebut agar bisa mengamalkan ilmu yang diraih selama empat tahun di kampus kepada masyarakat dan juga agar para lulusan ini tak pernah berhenti untuk belajar, bahkan bila perlu melanjutkan studi ke luar negeri.

"Biasanya para lulusan Unswagati ini ada yang mencari pekerjaan, membuka lapangan usaha sendiri dan melanjutkan studi (kuliah)," ungkap Djohan, panggilan akrabnya saat ditemui fajarnews.com, Sabtu (7/1).

Ia mengatakan, dari ketiga jalan itu yang terbanyak adalah mereka (lulusan) berupaya untuk mencari pekerjaan, akan tetapi tidak sedikit pula yang membuka pekerjaan dan melanjutkan studi.Oleh karena itu, sejak awal Unswagati telah menyiapkan kemampuan ilmuwan yang indikasinya ijazah dengan diberi kompetensi ilmu di bidangnya masing-masing, dengan disertakan Keterangan Pendamping Ijazah (KPI). Dimana, kata dia, dalam KPI itu betul-betul ada sebuah kompetensi dalam keilmuan. 

"Misalnya Fakultas Ekonomi, mereka mempunyai keahlian untuk mengendalikan dan menatakelolakan tentang perpajakan. Kemudian ada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), kita punya program dengan Akta 4, karena itu sebuah keahlian khusus dalam rangka mewujudkan reading, learning dan proses," jelas dia. 

Ia menegaskan, hal itu untuk memback up mereka dalam hal mencari kerja, membuka pekerjaan bahkan melanjutkan studi. Pasalnya, lanjut dia, semua program studi (prodi) dari berbagai fakultas juga mendapatkan studi euntreprenership atau kewirausahaan. 

Selain itu, dirinya pun tidak menemukan lulusan FKIP yang tidak bekerja paling tidak mereka jadi guru honorer. Bahkan di lapangan, dirinya juga melihat hampir semua bank yang ada di Cirebon itu berasal dari lulusan Unswagati.

"Saya kira pascawisuda ini kami berharap mereka yang bekerja atau melanjutkan studi agar tidak meninggalkan komunikasi dengan Unswagati serta meminta agar mereka selalu menjaga nama baik almamater kampus Unswagati," pintanya. 

WINARNO

 

Loading Komentar....