fajarnews

Bersaing Ketat dengan SD Swasta, SD Negeri di Kota Cirebon Diminta Tingkatkan Kualitas

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 9 Januari 2017 | 13:45 WIB

Winarno
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabidiksar) Disdik Kota Cirebon, Adin Imaduddin Nur.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Dinas Pendidikan (Disdik) meminta sejumlah SD negeri agar meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasinya, mengingat jumlah murid SD negeri lebih sedikit dibandingkan dengan SD swasta.  Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabidiksar) Disdik Kota Cirebon, Adin Imaduddin Nur kepada fajarnews.com, Minggu (8/1).

Menurutnya, sejumlah SD negeri di Kota Cirebon terpaksa harus bersaing dengan SD swasta yang menawarkan sistem pengajaran dan pendidikan yang lebih terjamin. 

"Padahal biaya SD swasta jauh lebih mahal dibandingkan sekolah negeri yang dibiayai oleh pemerintah. Dan di lapangan masyarakat cenderung memilih sekolah dasar dengan sistem pembelajaran yang baik dan sudah berprestasi dalam kegiatan esktrakulikuler," kata Adin.

Ia menyebutkan, berdasarkan data di Disdik Kota Cirebon dari 165 SD di Kota Cirebon, 135 di antaranya merupakan SD negeri sedangkan sisanya SD swasta. Bahkan ia mengaku letak SD swasta dan negeri ini hampir berdekatan, sehingga berakibat SD negeri jarang dilirik oleh masyarakat.

"Masyarakat akan melihat SD yang berprestasi, pola pengajarannya, termasuk aktif kegiatan ekskulnya. Biasanya sekolah yang seperti itu lebih banyak diminati, apalagi kalau sekolah swasta yang belajarnya sampai sore karena banyak diisi kegiatan kegamaan dan lainnya," jelasnya. 

Ia mengungkapkan, akibat dari persaingan itu, tidak heran jumlah murid di SD negeri terkesan tidak seimbang. Menurutnya, sekolah di pingir Kota Cirebon jumlahnya mencapai ratusan, sementara SD negeri di tengah kota yang bersaing dengan swasta jumlahnya hanya puluhan. 

"Di pinggiran Kota Cirebon seperti Harjamukti muridnya ada yang sampai lima ratus. Kalau di tengah malah paling banyak sampai dua ratus, karena saingannya sekolah swasta," tutur dia. 

Maka dari itu, lanjutnya, langkah yang harus dilakukan agar tidak ada lagi sekolah yang likuidasi karena kekurangan murid yakni pemerintah harus segera me-merger beberapa sekolah yang kekurangan murid termasuk tenaga pendidik. 

Terpisah, Anggota Komisi C DPRD Kota Cirebon,  Fitria menyampaikan, dengan adanya persoalan ini, seharusnya Disdik meningkatkan mutu pendidikan SD negeri. Apalagi SD negeri itu dibiayai oleh pemerintah melalui dana BOS pusat, provinsi dan Kota Cirebon.

"Adanya persoalan ini dewan akan segera memanggil Disdik untuk mengklarifikasi dan meminta penjelasan permasalahan dan kendala yang dihadapi," tandasnya. 

WINARNO

Loading Komentar....