fajarnews

Ratusan Pelajar Ikuti Semarak Kompetisi Matematika

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 2 Februari 2017 | 09:15 WIB

Sopandi
Sejumlah siswa-siswi di salah satu ruang kompetisi nampak serius mengikuti Semarak Kompetisi Matematika yang dilaksanakan Himatika Universitas Kuningan.*

 

Fajarnews.com, KUNINGAN- Tidak sedikit yang merasa lesu dan malas saat mendengar kata “Matematika”. Pelajaran yang menguras banyak olah pikir ini memang hanya dinikmati sebagian orang saja. Bahkan, hanya bagi sebagian kecil, pelajaran ini sangat menghibur.

Tetapi, pemandangan berbeda nampak pada acara Semarak Kompetisi Matematika yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Kuningan. Pada kesempatan itu, ratusan siswa se-Wilayah III Cirebon antusias menikmati kompetisi yang bertema Show Your Intellegence Sportivity and Creativity to Change The World with Mathematics Competition itu.

“Kegiatan ini diikuti oleh 163 peserta. Untuk tingkat SMA/SMK/MA berjumlah 123 dan tingkat SMP/MTS berjumlah 40 siswa,” kata Rizal Fauzi selaku Ketua Himatika Uniku, Rabu (1/2).

Dia menerangkan, kegiatan itu dilaksanakan untuk memberikan stimulus dan motivasi supaya pelajar di Wilayah III Cirebon kembali mencintai Matematika. Hal itu penting, karena selain menjadi basic science, pelajaran yang satu ini sangat berperan dalam menumbuhkan pola pikir logis, kritis, sistematis, dan konsisten.

“Pelajaran matematika juga berperan besar dalam membentuk pribadi yang kreatif dan inovatif. Pribadi yang mampu mengembangkan sikap mental dan pendewasaan diri melalui latihan-latihan bernalar dalam rangka pembinaan watak dan kepribadian,” tuturnya.

Tak ayal, kegiatan itu mendapat apresiasi dari rektorat. Sebagaimana disampaikan Ilham Adhya selaku Warek Bidang Kemahasiswan, pihaknya mendukung dan menyampaikan penghargaan yang tinggi atas terselenggaranya acara itu.  

Dia berharap, dari kompetisi itu lahir bibit-bibit potensial seorang matematikawan yang siap tampil di kancah nasional. Kemudian, senada dengan tujuan kegiatan, kompetisi itu harus menjadi ajang positif dalam menumbuhkan pola pikir siswa yang logis, kritis, sistematis, dan konsisten.  

SOPANDI

 

 

Loading Komentar....