fajarnews

Semakin Berprestasi, SDN Kebon Baru IV Tetap Rendah Hati

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 19 April 2017 | 08:35 WIB

Vian
Kepala SDN Kebon Baru IV, Hj Ilah dan Pembimbing Mipa, Djulkarnaen foto bersama dengan para siswa berprestasi.*

  

Fajarnews.com, CIREBON- Prestasi gemilang terkadang membuat orang menjadi jemawa serta mendamik dada. Tapi, lain halnya dengan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebon Baru IV yang sejak Agustus tahun lalu sampai hari ini sudah mendapatkan 122 penghargaan baik berbentuk sertifikat, medali atau piala. Hal itu justru membuatnya semakin rendah hati dan terus berusaha untuk menjadi lebih baik.

Kepala SDN Kebon Baru IV, Hj Ilah mengatakan, sejak Agustus 2016 sampai Januari 2017 atau semester pertama SDN Kebon Baru IV telah mendapat 61 penghargaan dari berbagai macam lomba yang diikuti. Kemudian, pada Januari 2017 sampai hari ini ada 61 penghargaan yang sudah diraih. Jadi total penghargaan tahun ajaran ini adalah 122 penghargaan.

“Alhamdulillah prestasi membanggakan telah ditorehkan oleh siswa-siswi SDN Kebon Baru IV. Baru–baru ini tepatnya pada tanggal 16 April 2017 siswa-siswi SDN Kebon Baru IV berhasil meraih 2 medali perunggu atas nama Ratu Kiren dan Afifah serta 1 Merit atas nama Nawaf Amjad dalam ajang kompetisi Matematika Nalariah Realistik se-Indonesia ke- 12 di Bogor. Setelah perjuangan panjang dari babak penyisihan pada bulan desember yang menyertakan 24 siswa, kemudian 23 siswa melaju ke babak semi final pada bulan januari, dan akhirnya sebanyak 7 siswa SDN Kebon Baru IV melaju ke babak Grand Final KMNR 12,” katanya saat ditemui fajarnews.com, Selasa (18/4).

Disamping itu, kata dia, dalam ajang Olimpiade Sains Nasional di tingkat Kecamatan Kejaksan dalam bidang Sains Farrel Variansyah dan Nadhifa Putri sebagai juara 1 dan 2, serta Ridwa Hardiyanto Juara 2 bidang Matematika.

Kemudian Ridwan Hardiyanto dan Nadhifa menjadi Juara 2 dan 3 Tingkat Kota Cirebon dalam Bidang Matematika dan Sains serta mewakili Kota Cirebon di Ajang Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Dalam Ajang Lomba Calistung Kelas 3 Galuh Anindya Juara 2 Kec. Kejaksan dan Juara 1 Tingkat Kota Cirebon, serta Nashwa Putri Kelas 2 Juara 2 Tingkat Kec. Kejaksan dan Tingkat Kota Cirebon.

“Sementara itu, dalam ajang Olimpiade MIPA di SDK Terang Bangsa SDN Kebon Baru IV berhasil menyapu bersih juara 1, 2, 3 atas nama Nawaf, Nayla Querida, dan Maura Putri. Nawaf Amjad berhasil menjadi juara 1 Olimpiade MIPA se – wilayah III Cirebon dan Harapan 1 Math Creative. Di ajang Taekwondo berhasil meraih 2 medali emas dalam ajang Subang Open 2 atas nama Clarissa dan Zyfanya,” katanya.

Dia mengatakan, dalam ajang lomba matematika berhasil menjadi Juara 1 Kategori kelas 3 Ratu Kiren, Juara 1 Kategori Kelas 5 atas nama Ridwan Hardiyanto, dan Juara 1,2 , dan 3 kategori kelas 6 atas nama Nawaf, Nayla Querida, dan Maura.

Disamping itu Keisha Iradati berhasil menjadi juara 3 Lomba bercerita Cirebon yang diselenggarakan di Batik Trusmi. Disamping itu dalam ajang Sapta Lomba PAI berhasil menjadi juara 3 Qasidah, Juara 2 Sholat berjamaah, dan juara 2 kaligrafi atas nama Ahlan Akbar.

“Sementara yang terakhir kemarin, dalam ajang FLS2N tingkat Kecamatan Kejaksan. SDN Kebon Baru IV berhasil meraih juara 1 Pantomim atas nama Nashwa Putri, Juara 2 Melukis dan Menggambar atas nama Ahlan Akbar dan Amalia Nurzahra. Juara 3 Pianika atas nama Nadiva. Harapan 1 membatik dan Harapan 3 Cipta Puisi atas nama Haikal dan Cinta Alia,” katanya.

Dengan perolehan demikian, kata dia, di tingkat Kecamatan Kejaksan, SDN Kebon Baru IV berhasil meraih Juara Umum dalam ajang OSN, Calistung, dan FLS2N.

Semua raihan ini tidak terlepas dari semangat dan upaya para guru dan orang tua dalam membimbing, mendukung dan mendidik siswa-siswinya untuk terus menjadi yang terbaik.

“Dengan semua raihan yang telah dicapai kami tidak ingin jumawa dan sombong melainkan semakin rendah hati dan memperbaiki diri. Kami pun tidak menginginkan jika prestasi-prestasi tersebut mempengaruhi proses belajar para siswa. Semua hal harus tetap berimbang, mereka harus cerdas dalam mata pelajaran dan juga terus menorrehkan prestasi,” harapnya.

Selain itu, Salahsatu wali kelas 6 yang juga pembimbing Mipa, Djulkarnaen mengatakan bahwa selama ini semua raihan prestasi itu tidak dijadikan beban bak kepada pihak guru dan juga peserta didik. Semua itu mengalir tanpa beban apapun ataupun tuntutan-tuntutan yang terkesan memaksakan.

“Selama siswa mengikuti lomba, kami juga memperhatikan proses belajarnya terganggu atau tidak, kami tidak ingin perlombaan-perlombaan yang mereka ikuti itu mengganggu proses belajar mereka. Karena, pendidikan di sekolah dalam artian belajar itu memang lebih penting dan itu pun menyangkut masa depan mereka di hari kemudian,” katanya. (Vian)

Loading Komentar....