fajarnews

Tumbuhkan Minat Baca, HIMPASy Launching Kantin SBS

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 19 April 2017 | 13:45 WIB

Winarno
Sejumlah mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendengarkan pemaparan KPPN Cirebon.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Himpunan Mahasiswa Perbankan Syariah (HIMPASy) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon melaunching Kajian Rutin (Kantin) Sharia Banking Corner (SBC).

Dalam moment itu juga sekaligus mengadakan seminar dengan tema “Sinkronisasi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dengan Perbankan Syariah” bertempat di Gedung III Pascasarjana, Selasa (18/4).

Ketua pelaksana kegitan, Arie Febrianto mengatakan, seminar bertujuan untuk mengetahui hubungan antara KPPN dan bank syariah. Juga untuk menambah wawasan dengan menggali ilmu dari narasumber, sehingga para mahasiswa bisa mendapatkan ilmu yang luas. 

“Dilaunchingnya Kantin SBC juga tentunya untuk menumbuhkan minat membaca dan belajar. Bahwasanya mencari ilmu itu bukan hanya di kelas saja tapi diluar pun bisa mendapatkan ilmu, sehingga kita memiliki pengetahuan yang meluas,” kata Arie dalam sambutannya. 

Ia menjelaskan, dengan adanya Kantin SBC tentunya ingin mengajak mahasiswa, khususnya jurusan Perbankan Syariah untuk terus menggali dan mendalami keilmuan dan wawasannya. Pasalnya, melalui Kantin SBC ini juga antar mahasiswa bisa share informasi yang dimiliki kepada mahasiswa lain. 

“Sehingga mahasiswa yang tergabung dalam HIMPASy bisa memiliki pengetahuan yang luas, karena saling berbagi keilmuan secara up to date. Saya berharap adanya Kantin SBC ini bisa merangsang mahasiswa untuk terus belajar,” terangnya. 

Senada, Ketua HIMPASy IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Siti Qurotul Aini menuturkan, dengan adanya Kantin SBC ini diharapkan bisa memecahkan masalah yang ingin diketahui. Khususnya soal perbankan syariah, karena berkaitan langsung dengan jurusan mahasiswa. 

“Untuk mengetahui masalah ataupun keilmuannya tentu kita harus bersama-sama belajar, dengan terus membaca. Sehingga pemikiran kita tentang perbankan syariah bisa lebih meluas lagi,” ujarnya. 

Ia juga mengajak para mahasiswa yang hadir untuk terus menggali sebanyak mungkin keilmuan yang sudah dipraktikkan oleh narasumber. Pasalnya, para narasumber itu selain memiliki keilmuan yang mumpuni juga mempraktikannya soal pelayanan perbendaharaan negara. 

“Biasanya kita hanya kerjasama dengan Bank Indonesia (BI) atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tapi kali ini kita pun ingin mengetahui dari KPPN. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan mahasiswa yang hadir,” tandasnya. (Winarno)

Loading Komentar....