fajarnews

TK Lab School UMC dan Dairi FM Peringati Hari Kartini

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 20 April 2017 | 08:35 WIB

Hasan Hidayat
Anak-anak TK Lab. School Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) foto bersama setelah mengikuti acara peringatan Hari Kartini.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- TK Lab. School Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) bekerjasama dengan Dairi FM menggelar peringatan Hari Kartini.

Acara yang bertajuk “Dairi Kartini Kecilku 2017 bersama TK Lab School UMC” itu mengangkat thema “Dengan semangat Kartini kita bangun karakter anak bangsa” tersebut digelar di Meeting Room Convention Hall UMC, Rabu (19/4).

Ketua Pantia, Bunda Zusan mengatakan, acara ini terselenggara dalam rangka memperingati hari Kartini dengan cara membangun talenta anak-anak. Peserta berjumlah 65 anak dari perwakilan PAUD dan TK se-Wilayah III Cirebon.

Dalam acara tersebut, lanjutnya, ada penampilan wayang bocah yang tujuannya untuk mengenalkan budaya bangsa. “Ada penampilan wayang bocah dengan menampilkan wayang-wayang, dengan tujuan mengenalkan kembali bahwa ada wayang memiliki watak yang sopan, penuh tatakrama, sehingga anak-anak tidak hanya gandrung pada Super Hero moderen seperti sekarang,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, harapan dengan diselenggarakannya peringatan Hari Kartini ini, anak-anak dapat mengembangkan karakter dan pengembangan yang baik.

Sementara istri Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsingsih turut memberi sambutan dalam acara tersebut. Dia  mengatakan, acara ini dapat dijadikan sebagai kegiatan yang nyata dalam mengenalkan budaya bangsa kepada generasi baru, serta memberikan pendidikan karakter dan budi pekerti dengan menjadikan tokoh wayang sebagai rujukan. 

Dikatakannya, generasi anak-anak dan generasi muda seperti dewasa ini diketahui lebih banyak menggandrungi dan mengetahui tokoh budaya asing dan pahlawan pahlawan dengan teknologi modern.

Oleh karena itu, adanya acara pagelaran wayang bocah ini dapat membangunkan kesadaran anak bangsa untuk menjadikan tokoh wayang sebagai tokoh yang digandrungi dan sebagai rujukan untuk pengembangan karakter.

“Acara ini sangat baik, karena dapat membangun anak bangsa agar kembali mengenali wayang sebagai tokoh yang digandrungi dengan prilaku yang sopan dan penuh tata krama,” pungkasnya. (Hasan Hidayat)

Loading Komentar....