fajarnews

Unswagati Sosialisasi RUU, IPI dan Jurnal Ilmiah

Redaksi : Andriyana | Selasa, 2 Mei 2017 | 22:33 WIB

WINARNO
Rektor Unswagati Cirebon, H Rochanda Wiradinata (kanan) memberikan arahan terkait pentingnya penelitian bagi dosen pada sosialisasi RUU, IPI, dan Jurnal Ilmiah, Selasa (2/5).

 

Fajarnews.com, CIREBON - Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon mengadakan sosialisasi Riset Unggulan Universitas (RUU), Intensif Publikasi Ilmiah (IPI) serta Jurnal Ilmiah bagi para dosen di lingkungannya. Kegiatan yang diikuti puluhan dosen dari berbagai fakultas tersebut berlangsung di Auditorium Kampus 1 Unswagati, Selasa (2/5).

Kepala Lembaga Penelitian (Lemlit) Unswagati, Endang Sutrisno mengatakan, kegiatan RUU, IPI dan Jurnal ilmiah bagi para dosen tersebut merupakan amanat dari keputusan rektorat.

Hal itu dalam rangka meningkatkan kinerja penelitian dan publikasi ilmiah bagi para dosen di lingkungan Unswagati, sehingga perlu diatur dalam ketentuan pemberian dana dan bantuan dalam pembuatan risetnya.

“Dosen memiliki tugas utama melakukan pendidikan dan pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta melakukan publikasi ilmiah. Sebab, kegiatan penelitian merupakan salahsatu kegiatan yang belum menjadi budaya akademik bagi seluruh dosen untuk menjadi kebiasaan,” ujar Endang.

Untuk itu sambung Endang, proses untuk mengarah kepada budaya tersebut diperlukan banyak waktu, kesungguhan waktu dan kebijakan. Juga perlu penataan kembali kegiatan penelitian dosen dengan persiapan dan perencanaan kegiatan sesuai standar proses penelitian.

“Sehingga dalam mendorong dosen melakukan kegiatan penelitian, tentunya Unswagati pun akan menyediakan dana penelitian dalam bentuk Riset Unggulan Universitas,” ucapnya.

Sementara itu Rektor Unswagati, Rochanda Wiradinata mengaku, salahsatu upaya mewujudkan ‘Unswagati Bereputasi' dan untuk meningkatkan budaya akademik bagi seluruh dosen, maka pada tahun akademik 2017/2018 akan menggulirkan program insentif publikasi ilmiah (IPI).

“Hal itu dimaksudkan untuk mewadahi pemikiran, gagasan, dan penerapan hasil penelitian dosen yang memiliki manfaat bagi civitas akademika dan masyarakat pada umumnya,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, program IPI tersebut bertujuan untuk memotivasi dosen dalam melakukan publikasi ilmiah. Hal itu baik dalam bentuk penulisan hasil penelitian pada berkala ilmiah (jurnal) buku referensi (umum) dan penciptaan desain, seni atau model yang ditetapkan sebagau hak kekayaan intelektual (Haki).

“Penelitian yang dilakukan dosen ini tentunya harus berorientasi pada hasil dan memenuhi kaidah serta metode ilmiah. Kemudian secara sistematis sesuai dengan otonomi keilmuan dan budaya akademik,” terang Djohan.

Selain itu, dosen mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan daya saing bangsa. Tentunya hal ini sejalan dengan visi misi yang digagas civitas akademika Unswagati.

“Semoga kegiatan ini bisa dimanfaatkan oleh para dosen dan hasilnya selain bisa meningkatkan kemapuan secara individu, juga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Unswagati,” tandasnya.

WINARNO

Loading Komentar....