fajarnews

STAI Cirebon Wisuda 201 Sarjana

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 10 Mei 2017 | 07:45 WIB

Hasan Hidayat
Rapat senat terbuka wisuda sarjana STAI Cirebon tahun 2017 yang berlangsung di gedung Islamic Center Kabupaten Cirebon, Selasa (9/5).*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Cirebon kembali mewisuda sarjana lulusan Tahun Akademik 2016-2017. Acara wisuda diselenggarakan di Gedung Islamic Center Jalan Tuparev, Kabupaten Cirebon, Selasa (9/5).

Jumlah wisudawan dan wisudawati secara keseluruhan sebanyak 201 orang  terdiri dari 2 Sarjana Hukum, 142 Sarjana Pendidikan Agama Islam (PAI), 57 Sarjana program beasiswa peningkatan mutu guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA).

Ketua STAI Cirebon, Drs Ahmad Dahlan, M.Ag mengatakan, tahun ini diwisuda lulusan program peningkatan mutu guru DTA, dimana selama satu tahun masa kuliah dibiayai oleh STAI Cirebon.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka apresiasi terhadap guru DTA, sekaligus sebagai upaya melanjutkan program pemerintah untuk meningkatkan mutu guru DTA.

“Guru DTA mutunya harus ditingkatkan, karena DTA ini muridnya belum usia sekolah, usia jembatan untuk mengkonsistensikan seorang anak, sehingga sangat diperlukan mutu guru yang memiliki visi dan misi baik,” kata Ahmad Dahlan.

Diungkapkan Dahlan, sarjana Agama Islam haruslah memprioritaskan akhlak, hal tersebut disamping kewajiban lain yakni meningkatkan kemampuan akademiknya.

Bahkan bukan hanya itu, ilmu-ilmu lain yang bisa diharapkan berguna di masa yang akan datang harus pula dipelajari, agar sarjana Agama Islam mampu bersaing di berbagai sektor.

“Sarjana Agama Islam harus mampu bersaing di berbagai sektor, seperti di bisnis, ekonomi, perbankan dan lainnya. Karena itu STAI Cirebon memfasilitasi potensi-potensi yang memang melekat pada manusia,” ungkapnya.

Upaya menyalurkan bakat dan potensi mahasiswa, kata Dahlan, STAI Cirebon membuka Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Hal itu sebagai aspek yang dapat membantu mahasiswa menyalurkan bakat yang dapat berguna di masa depan mahasiswa STAI Cirebon.

“Hal lain yang perlu saya sampaikan adalah tekad dan ikhtiar kami dalam mendorong lahirnya para mahasiswa dan sarjana STAI yang melek Information and comunication technologi (ICT) dan menguasai bahasa asing,” pungkasnya. (Hasan)

 

Loading Komentar....