fajarnews

Nilai US Jadi Penentu Pendaftaran SMP Favorit

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 17 Mei 2017 | 08:15 WIB

Winarno
Sejak pagi sejumlah guru SD dan MI mengambil soal US di kantor Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Selasa (16/5).*

Fajarnews.com, CIREBON- Hari ini (Rabu) merupakan hari terakhir pelaksanaan Ujian Sekolah (US) SD secara serentak se-Indonesia, dengan mata pelajaran (mapel) IPA.

Nilai US tersebut nantinya akan dijadikan acuan pendaftaran ke sekolah-sekolah favorit, baik di Kota Cirebon ataupun di kota-kota besar lainnya. 

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Adin Imaduddin mengatakan, sebanyak 6.675 pelajar SD/MI negeri dan swasta telah mengikuti US selama dua hari. Selama dua hari penyelenggaraan US tidak satupun pelajar yang absen. 

“Awalnya memang ada salahsatu pelajar SD di wilayah Kesambi izin tak masuk US karena sakit, akan tetapi pas pelaksanaan ternyata pelajar tersebut hadir. Sehingga selama dua hari ini tak satupun pelajar yang absen,” kata Adin saat ditemui fajarnews.com di ruang kerjanya, Selasa (16/5).

Adin mengaku, soal US sendiri 25 persen dibuat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan sisanya 75 dibuat oleh Musyawarah Kerja Mata Pelajaran (MGMP) SD. Karena itu dinamakan US, bukan UN karena berbeda dengan SMP dan SMA. 

“Sebab, guru di daerah mengetahui sejauhmana potensi dan kualitas anak didiknya. Dan nilai US ini nantinya sebagai penentu buat mendaftar ke SMP,” ucapnya. 

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan US kedua mapel Matematika, ada dua orang dari Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang monitoring ke SD daerah Kesambi.

Bahkan, seorang pejabat dari Direktorat Pengembangan SD, Dikdasmen Kemendikbud RI meninjau pelaksanaan selama tiga hari berlangsung. 

“Tadi pagi dari pusat memantau US di SD Full Day CIS, Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), dan SDN Karang Mulya. Dan besok (Rabu) akan berkeliling ke sejumlah SD,” ucapnya. 

Ia menyebutkan, sebanyak 5.945 dari 163 SD ditambah 730 pelajar dari 20 MI Kota Cirebon tersebut secara serius telah melaksanakan US dan diharapkan hari terakhir semua pelajar SD dan MI tersebut bisa hadir semua. 

Meskipun kekurangan tenaga pengajar di SD, tapi dirinya meyakini guru yang ada bisa bekerja secara maksimal, sehingga mutu dan kualitas pendidikan SD di Kota Cirebon semakin lebih baik lagi. 

“Saya berharap hari terakhir tak ada pelajar SD/MI yang berhalangan hadir mengikuti US. Dan saya berpesan kepada semua pelajar agar belajar dengan baik dan disiplin sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan dan bisa masuk ke sekolah yang diinginkannya, SMP negeri sekalipun,” pungkasnya. (Winarno)

Loading Komentar....