fajarnews

7.314 Siswa SMK/SMA Ikuti Tes SBMPTN

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 17 Mei 2017 | 08:35 WIB

Winarno
Sejumlah lulusan SMA/SMK sedang mengerjakan soal ujian tertulis jalur SBMPTN yang digelar Subpanlok Cirebon, Selasa (16/5).*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Sebanyak 7.314 pelajar SMA/SMK dan sederajat dari wilayah timur Jawa Barat (Jabar) termasuk Jawa Tengah mengikuti tes tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) yang diselenggarakan Sub Panitia Lokal (Panlok) Cirebon dari Panlok Bogor. 

Ribuan peserta tersebut tersebar di 14 SMA/SMK negeri dan swasta di Kota Cirebon mengikuti tes tertulis sesuai dengan jurusan dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diinginkannya. 

Ketua Subpanlok Cirebon yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Cirebon, H Suroso mengatakan, ribuan peserta tersebut berasal dari Wilayah 3 Cirebon. Kemudian dari wilayah timurnya sampai ke Tegal, wilayah Selatan hingga Purwokerto, dan Wilayah Timur hingga Ciamis. 

“Ada tiga mata pelajaran (Mapel) dalam ujian tertulis ini, yaitu sains dan teknologi (Sainstek), sosial dan hukum (Soshum), dan campuran yang tersebar di 14 sekolah. Di antaranya SMAN 1 sampai SMAN 7 ditambah SMKN 1 dan SMKN 2, SMA Al-Azhar, SMA Penabur, SMA Veteran, SMA Putra Nirmala, dan SMA Nasional,” beber Suroso yang juga sebagai Kepala SMAN 4 Kota Cirebon.

Ia mengaku, animo lulusan SMA/SMK dan sederajat mengikuti SBMPTN dari tiap tahunnya semakin meningkat. Pasalnya, antusias peserta didik untuk mendaftarkan ke PTN ini menunjukkan semakin meningkat, hal itu membuktikan bahwa penyelenggaraan SBMPTN di Kota Cirebon berjalan dengan sukses. 

“Tahun ini saja ada sekitar 365 ruang di Kota Cirebon dipakai tes tertulis,” imbuhnya. 

Dengan penyelenggaraan SBMPTN di Kota Cirebon, pihaknya ingin memberikan kesempatan kepada lulusan SMA/SMK dan sederajat yang ingin melanjutkan ke PTN yang tersebar di Indonesia.

Menurutnya, penyelenggaraan ini ingin memfasilitasi masyarakat yang terkendala jarak dalam tes tertulis, karena sebelum di Kota Cirebon, diadakan di Bogor. 

“Saya selaku Ketua MKKS ingin memfasilitasi supaya tes tidak jauh, dan diharapkan mereka yang masuk PTN setelah seleksi itu bisa kembali ke Kota Cirebon. Tentunya menjadi sumber daya manusia (SDM) yang bagus dan berkualitas serta menjadi cendekia yang bisa memberikan kontribusi bagi Kota Cirebon,” ujar dia. 

Peserta yang mendaftar PTN melalui jalur SBMPTN se-Indonesia, kata dia, saat ini hanya tersedia sekitar 128.085 kuota dari 85 PTN di Indonesia.

“Kota Cirebon terus mendapatkan kepercayaan dari Panlok Bogor dalam menyelenggarkan SBMPTN di Jabar bagian timur. Tahun ini mengalami peningkatan hingga lima hingga sepuluh persen,” tandasnya. (Winarno)

 

Loading Komentar....