fajarnews

UKK Dipercepat, Ramadhan Tidak Ada KBM

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 17 Mei 2017 | 12:00 WIB

 

Fajarnews.com, CIREBON- Jadwal pelaksanaan Ujian Kenaikan Kelas (UKK) tingkat SLTA dipercepat dari jadwal awal sesuai intruksi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Senin (15/5).

Sehingga ketika Ramadhan tiba sudah tidak ada lagi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).Oleh karenanya, SMK Muhamadiyah Ciledug Kabupaten Cirebon akan memanfaatkannya dengan pelaksanaan pesantren Ramadhan.

Kepala SMK Muhamadiyah Ciledug, Heru Sulistio menuturkan, pascapelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kelas XII, pihaknya langsung mempersiapkan pelaksanaan Ujian Kenaikan Kelas untuk kelas IX dan kelas X yang dimulai, Senin (15/5).

Hal itu sesuai instruksi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang mempercepat seminggu dari jadwal awal yakni Senin (23/5).

Hal itu, kata Heru, untuk mengejar agar di saat masuk bulan Ramadhan sudah tidak ada KBM ataupun UKK. “Kalau untuk kurikulum mata pelajaran kita sudah bisa selesaikan. Hanya untuk hal teknis saja seperti tenaga dan anggaran yang membuat pihak sekolah harus mengupayakan secara maksimal,” jelas Heru kepada fajarnews.com, Selasa (16/5).

Dikatakannya, saat memasuki bulan Ramadhan siswa kelas IX dan kelas X sudah tidak ada KBM lagi, akan tetapi pihak sekolah di dalam bulan Ramadhan akan mengisinya dengan kegiatan pesantren Ramadan. Itu akan berlangsung sekitar 20 hari sambil menunggu masa pembagian buku raport pada  Sabtu (17/6).

Untuk petunjuk teknis (Juknis), kata Heru, pelaksanaan pesantren Ramadhan sendiri dari pihak Disdik Provinsi Jabar pihak sekolah belum menerimanya. Tetapi sudah mepersiapkan pelaksanaan pesantren Ramadhan sesuai yang rutin digelar sekolah setiap tahun.

“Karena sekarang kita dibawah kewenangan Disdik Provinsi Jabar, kita juga masih menunggu barangkali ada surat edaran tentang juknis kegiatan selama bulan Ramadhan,” papar Heru.

Lebih lanjut Heru mengatakan, kendala percepatan pelaksanaan UKK juga membuat pihak sekolah mengundur pelaksanaan pelepasan siswa kelas XII. Pelaksnaan pelepasan siswa baru akan dilaksanakan setelah pelaksanaan UKK selesai.

Lenjut dia, sebanyak 214 siswa kelas XII telah dinyatakan lulus 100 persen, meski ada 4 siswa yang kurang nilainya. Tetapi kini sudah dilakukan perbaikan dan akhirnya sesuai rapat dewan guru dinyatakan 100 persen lulus.

“Karena pelaksnaan UKK lebih cepat dari jadwal semula, maka pelaksanaan pelepasan siswa kelas XII juga akhirnya diundur. Insyaallah sebelum Ramadhan kegiatan siswa selesai semua dan tinggal konsentrasi pada kegiatan Ramadhan bagi siswa yang sampai saat ini kita masih menunggu juknisnya,” terang Heru. (Nawawi)

Loading Komentar....