fajarnews

STIKKU Jalin Kerjasama dengan 10 Univesitas di Tiga Negara

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 19 Mei 2017 | 13:05 WIB

Sopandi
Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan Prof Dr. Hj. Dewi Lailatul Badriyah menandatangani kerjasama STIKKU dengan perguruan tinggi di Tiongkok.*

Fajarnews.com, KUNINGAN- Setelah banyak melakukan kerjasama luar negeri di masa kepemimpinan Asep Sufyan Ramadhy, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) di bawah kepemimpinan Abdal Rohim kembali melakukan hal serupa. Kali ini, kerjasama dilakukan dengan 10 universitas di Hungaria, Kroasia, dan Tiongkok.

Secara keseluruhan, kerjasama itu dilakukan dengan tujuh universitas di Hungaria dan Kroasia, kemudian tiga universitas di Tiongkok.

Kerjasama itu dipasilitasi oleh pengurus pusat Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Dr. Budi Djatmiko dan dipimpin oleh Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan Prof. Dr. Hj. Dewi Lailatul Badriyah.

“STIKKU satu-satunya perguruan tinggi kesehatan di Indonesia yang ikut kerjasama ini. Adapun fokus kerjasama ditujukan pada kesiapan pemerintah Hungaria dan Kroasia dalam menyediakan beasiswa bagi lulusan dan dosen yang akan melanjutkan program master dan doctoral di kedua negara ini,” kata Ketua STIKKU Abdal Rohim kepada wartawan, Kamis (18/5).

Dia menerangkan, beberapa perguruan tinggi di Hungaria dan Kroasia masuk kategori perguruan tinggi tertua di dunia. Sampai tahun ini, tercatat usia perguruan tinggi itu mencapai 200 tahunan dan banyak melahirkan para peraih hadiah nobel diberbagai bidang.

“Selama kunjungan kerjasama ini kami dipasilitasi juga oleh Duta Besar Indonesia. Kemudian, selain melakukan penandatanganan MoU, kesempatan ini kami isi juga dengan studi banding,” tuturnya.

Selain terkait beasiswa pascasarjana dan program doktoral, kerjasama itu juga difokuskan pada program pertukaran mahasiswa dan dosen, serta kerjasama bidang riset terkait kedokteran ataupun keperawatan komplementer.

“Alhamdulillah, dari awal sampai tahun ini, kami sudah menandatangani kerjasama internasional dengan delapan negara. Mulai dengan perguruan tinggi di Thailand, Jepang, Taiwan, Hongkong, Australia, Hungaria, Kroasia, dan China,” katanya

Selain dengan beberapa negara itu, Abdal menambahkan, pihaknya juga akan kembali melakukan kerjasama dengan salah satu universitas di Finlandia.

Alasan memilih negara itu, karena Finlandia merupakan negara dengan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pendidikan di dunia. Terutama dalam menggagas berbagai game untuk proses pembelajaran.

“Selain kerjasama antar kampus itu, kami juga sudah mulai kerjasama pendidikan Bahasa Jepang dengan salah satu koorporasi multinasional dari Jepang. Bagi mahasiswa yang akan atau berminat bekerja di Jepang, akan diberikan pelatihan Bahasa Jepang secara gratis selama 12 bulan di kampus. Kerjasama ini sepenuhnya dipegang oleh Pak Asep Sufyan Ramadhy selaku Ketua STIKKU periode sebelumnya,” kata Abdal. (Sopandi)

Loading Komentar....