fajarnews

Belajar Otodidak, Odi Raih Nilai UN Tertinggi

Redaksi : Andriyana | Senin, 5 Juni 2017 | 23:54 WIB

WINARNO
Siswa SMPK Penabur bernama Epafroditus Kristiadi Susetyo berhasil meraih nilai UN tertinggi se-Kota Cirebon Mapel Matematika dan IPA.

Fajarnews.com, CIREBON - Seorang siswa SMPK Penabur bernama Epafroditus Kristiadi Susetyo berhasil meraih nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi se-Kota Cirebon. Odi panggilan akrabnya, berhasil mendapatkan nilai UN 386 dengan nilai 100 dari mata pelajaran (Mapel) Matematika dan IPA.

Bahkan pada bulan depan, Odi akan mengikuti lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA Mapel Kimia di Pekanbaru pada 2-8 Juli mendatang dan bertekad akan meraih medali emas sehingga bisa mewakili Indonesia di kancah internasional. 

Tahun lalu, siswa kelahiran 19 Maret 2002 tersebut berhasil meraih medali emas Mapel IPA dengan mengalahkan para pesaingnya pada Internasional Junior Sains Olimpiade (IJSO) di Bali pada bulan Desember 2016.

Epafroditus Kristiadi Susetyo mengaku sangat senang telah meraih nilai UN tertinggi di Kota Cirebon, karena bisa membanggakan orangtuanya serta mengharumkan nama almamater sekolah. “

Setelah ini saya akan fokus belajar dan berharap pulang membawa medali emas pada OSN SMA mapel Kimia di Pekanbaru seperti tahun lalu,” kata Odi saat ditemui fajarnews.com didampingi Kepala SMPK Penabur di ruang kerjannya, Senin (5/6).

Anak pertama dari dua bersaudara pasangan Waljito dan Ndari Widiatmi tersebut ternyata tidak belajar melalui kursus atau les privat lainnya. Namun belajar secara mandiri (otodidak) dengan buku yang ada dari mulai pukul 20.00 WIB hingga larut malam suntuk.

“Setelah adik saya tidur, baru saya bisa belajar karena kalau langsung belajar terganggu Mas. Jadi tak tentu waktunya, tapi yang jelas mulai malam kadang hingga jam 01.00 WIB,” ucap anak kelahiran Perumnas Merbabu RW 08 Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon tersebut.

Saat ditanya kenapa tidak belajar les privat atau kursus, dia mengungkapkan karena terkendala ekonomi. Karena itu Odi tidak bisa mendatangkan guru atau kurus, tetapi dirinya belajar sendiri dengan menghafal dan memahami berbagai rumus mapel.

Saat Odi akan mengikuti OSN SMP Internasional atau IJSO pada tahun lalu, dirinya mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan dari dosen Institute Teknologi Bandung (ITB) selama enam minggu di Bandung dan enam minggu di Depok. 

“Dari situlah saya meminta arahan ke dosen buku-buku mana saja yang berisi soal olimpiade. Jadi belajar sendiri saja, tidak ikut les atau kursus,” tutur siswa yang hobi main musik dan keyboard itu.

Alasan dirinya memilih mapel Kimia, kata Odi, karena pada tahun lalu mendapatkan mapel Kimia pada waktu lomba internasional saat sesi beregu, sehingga itu semakin banyak menambah wawasannya meskipun dulu mapel yang disukainya itu Fisika.

Odi pun bertekad bisa mendulang emas pada OSN, sehingga bisa mengikuti OSN tingkat internasional atau International Chamistry Olympiad (ICHO) di Slovakia Eropa Timur.

Namun, dirinya harus mengalahkan pesaing tanggung dari pelajar Jakarta dan Jateng, sedangkan skala internasional biasanya juara langganan dari Taiwan. “Saya akan lanjutkan ke SMAK Penabur saja, karena telah mendapatkan beasiswa full selama tiga tahun,” tukasnya.

Sementara itu Kepala SMPK Penabur, Juni Kristiadi menerangkan, tahun ini ada dua pelajar yang ikut OSN tingkat nasional, yakni Odi dan Viona Valentina mapel matematika SMP di Pekanbaru.

Meski Odi SMP, akan tetapi dirinya mewakili SMAK Penabur, sedangkan pelajar SMA tak satupun yang masuk ke nasional. “Sudah lima tahun pelajar SMPK Penabur mengikuti OSN Internasional sejak di Bulgaria, Argentina, Swiss, Korea, Bali,” ucapnya.

Untuk mempertahankan raihan prestasi tersebut, SMPK Penabur bekerjasama dengan lembaga Olimpiade Indonesia di Bogor dan Tanjung Duren Jakarta untuk pembelajaran soal-soal olimpiade dengan kerjasama orangtua.

“Bagi siswa yang meraih prestasi, maka sekolah memberikan reward free biaya pendidikan dan diberikan bonus secara finansial dari yayasan,” pungkasnya.

WINARNO

Loading Komentar....