fajarnews

SD CIS Full Day School Lepas 19 Siswa

Redaksi : Andriyana | Minggu, 18 Juni 2017 | 23:18 WIB

WINARNO
Kepala SD CIS Full Day School, Lukmanul Hakim secara resmi melepas anak didiknya, Sabtu (17/6).

Fajarnews.com, CIREBON - Sekolah Dasar Cirebon Islamic School (SD-CIS) Full Day School menggelar Graduation Sixth Grade Farewell Ceremony 2016/2017. Hal itu mereka lakukan dengan pelepasan 19 siswa/siswinya di auditorium utama Andalus City, Harjamukti, Kota Cirebon, Sabtu (17/6).

Kegiatan perpisahan kemarin diawali dengan berbagai penampilan seni kreasi islami dari para siswa SD CIS Full Day School yang diakhiri dengan agenda buka bersama dengan para orang tua murid. Secara simbolis acara ditandai dengan pelepasan atribut SD CIS full day school oleh Kepala SD CIS, Lukmanul Hakim.

Kepala SD CIS Full Day School, Lukmanul Hakim berpesan kepada para orang tua murid bahwa untuk siswa angkatan ketiga tahun ajaran 2016-2017 ini lulus seratus persen dengan predikat yang membanggakan.

Sekolah secara resmi mengembalikan 19 siswa yang telah selesai menempuh pendidikan di SD CIS Full Day School kepada orang tua masing-masing.

“Kepada para orang tua, saya pun menitipkan agar apa yang sudah didapatkan anak-anaknya bisa terus dimaksimalkan. Termasuk kebiasaan-kebiasaan baik dalam menjalankan ibadah agar senantiasa diperhatikan,” kata Lukman kepada awak media.

Ia berharap agar para lulusannya menjadi anak yang jujur, sopan, berbakti kepada orang tua berguna bagi nusa dan bangsa. “Kami kembalikan kepada para orang tua, kami titip agar mereka tidak tinggalkan salat dan mengaji,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Pendidikan Madani Cirebon, Dede Muharam memberikan amanah kepada para lulusan SD CIS Full Day School agar menjaga nama baik sekolah dan memperlihatkan akhlak yang mulia kepada siapapun.

“Kami punya keinginan, lulusan SD CIS menjadi pemimpin di semua bidang, tunjukkan akhlak yang baik ya,” ujar Kang Dede.

Dengan berbagai bekal yang telah diberikan pihak sekolah, termasuk hafalan Alqur'an yang ditargetkan setiap siswa minimal harus hafal tiga juz, Kang Dede pun berpesan agar para siswa bisa melanjutkan ke lembaga pendidikan Islam yang bisa mengembangkan potensi sert bekal yang sudah dimiliki.

“Kalian sudah punya bekal 2-3 juz, saya berharap bisa melanjutkan ke pesantren. Kalaupun tidak mereka tidak memutuskan pendidikan keagamaannya,” tandasnya.

WINARNO

Loading Komentar....