fajarnews

Racana Pramuka IAIN Gelar Kompas Jabar

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 21 Juli 2017 | 11:00 WIB

Agus Didi
Upacara adat Dewan Racana Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan membasuh tangan menggunakan air kembang.*

Fajarnews.com, CIREBON– Dewan Racana Pramuka Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon mengadakan kompetisi Pramuka se-Jawa Barat (Kompas Jabar).

Kegiatan diikuti Pramuka Penegak tingkat SMA/SMK se-Jawa Barat dengan peserta 54 orang yang terbagi menjadi 18 regu dengan 16 regu dari SMA/SMK dan 2 regu lainnya dari IAIN.

Ketua Dewan Racana Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Tubagus Saef N menjelaskan, kompetisi tersebut merupakan agenda perdana yang diadakan Dewan Racana Pramuka IAIN.

Dalam kompetisi tersebut, diagendakan acara lomba napak tilas Sunan Gunung Jati dengan menelusuri jejak-jejaknya selama dua hari satu malam.

“InsyaAllah nanti peserta lomba akan berjalan kaki dari IAIN menuju Makam Buyut Trusmi yang ada di sekitar batik Trusmi, kemudian menuju Makan Sunan Gunung Jati untuk menggali tentang peninggalan-peninggalannya.Setelah itu nanti ada tahlilan dan tawasulan di makam, kemudian menuju Kasepuhan Cirebon untuk menggali potensi dari Cirebon itu sendiri,”jelas Saef kepada fajarnews.com saat ditemui usai acara pembukaan, Kamis (20/7).

Bukan hanya itu, kata Saef, ada juga lomba selfie yang harus diuplod lewat akun Instagram dan Facebook masing-masing dansebelumnya harus memfollow akun Pramuka IAIN.

Foto selfie tersebut didapatkan oleh peserta saat melakukan perjalanan. “Hal itu dilakukan untuk mempromosikan juga wisata yang ada di Cirebon,” terangnya.

Untuk juri kata Saef, terdiri dari budayawan, ahli bahasa, dan pihaknya sendiri melalui tim kominfo Pramuka IAIN.Bentuk penilaian yang dilakukan dari foto selfi dengan melihat banyaknya like dari foto yang diuplod.

“Kemudian ada karya tulis ilmiah dengan isi tentang Sunan Gunung Jati.Yang dinilai adalah kelengkapan dari hasil temuan peserta. Penilaian selanjutnya adalah presentasi dari hasil temuannya,” ujarnya.

Harapan kedepan, ujar Saef, dari acara kompetisi tersebut baik itu Pramuka Penegak maupun Pandega akan dapat mencintai budaya Indonesia. Khususnya di Cirebon dan mampu meneladani apa yang ada dari Sunan Gunung Jati.

Acara kompetisi tersebut mendapatkan dukungan dari pihak rektorat melalui Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan, Farikhin. Ia menyatakan bersyukur karena di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon terdapat Dewan Racana Pramuka.

“Saya mengikuti dan mencermati betul kegiatan Pramuka. Dan saya melihat eksistensi pramuka ini sudah dapat memberikan contoh bagi mahasiswa lain. Saya melihat konsistensi dari anak pramuka sangat bagus,” ujarnya saat memberikan sambutan di acara pembukaan.

Atas nama rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dia mengatakan apresiasi kepada acara tersebut. Kedepan, kata Farikhin, kompetisi tersebut diharapkan bukan hanya pada wilayah se-Jawa Barat, tetapi juga dapat diadakan dengan tingkat Nasional.

“Kami dari pihak kampus sangat welcome dengan kegiatan apa saja yang akan diadakan oleh mahasiswa. Mudah-mudahan dapat memberikan nilai tambah dan makna tersendiri bagi para adik-adik pramuka,” tandasnya. (Agus Didi)

Loading Komentar....