fajarnews

Unswagati Cirebon Wisuda 692 Lulusannya

Redaksi : Andriyana | Senin, 14 Agustus 2017 | 00:29 WIB

WINARNO
Rektor Unswagati, H. Rochanda Wiradinata tengah mewisuda ratusan lulusannya yang berlangsung di Kampus 1 Unswagati, Sabtu (12/8).

Fajarnews.com, CIREBON - Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon telah meluluskan sedikitnya 692 mahasiswa yang terdiri dari magister 71 orang dan sarjana 621 orang yang berlangsung di Aula Kampus 1 Unswagati, Sabtu (12/8). Dalam wisuda kali ini, wisuda yang meraih IPK tertinggi yaitu Jamalludin dari Prodi Akuntansi dengan IPK 3,79, dan dari program magister diraih oleh Reny Perdanayanti dari Prodi Administrasi Publik dengan IPK 3,70.

Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis memberikan apresiasi dan penghargaan karena Unswagati telah mewujudkan ratusan sarjana dan magister. Untuk itu, Pemerintah Kota Cirebon berharap Unswagati menjadi research university, hal ini agar Unswagati mencetak lulusan yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan bermartabat.

“Saya sangat menaruh harapan kepada Unswagati untuk terus berupaya meningkatkan dan mengembangkan program pendidikan tinggi dengan melakukan inovasi tanpa henti,” kata Aziz saat ditemui fajarnews.com usai wisuda, kemarin.

Azis berharap Unswagati dan Pemkot Cirebon bisa meningkatkan kerjasama dalam meningkatkan pembangunan masyarakat yang lebih baik lagi. Sebab, Unswagati mencetak SDM yang berkualitas serta perguruan tinggi yang memiliki program kemasyarakatan.

Lebih lanjut lagi, kerjasama ini bertujuan untuk mengsinergikan antara Pemkot Cirebon dengan Unswagati dan berharap ada MoU (kerjasama) dalam pengembangan masyarakat yang bekerjasama dengan  perguruan tinggi di Kota Cirebon. “Tunjukkan diri anda sebagai alumni Unswagati yang dapat dianggarkan sebagai pemikir dan pelaku pembangunan di Kota Cirebon, khususnya,”  ucapnya.

Sementara itu, Rektor Unswagati, H. Rochanda Wiradinata menyatakan, wisuda ini bukan hanya seremonial biasa. Tapi bagi Unswagati momen ini dijadikan iven untuk melakukan evaluasi apa yang telah dilakukan, sehingga mutu dan kualitas pendidikan semakin lebih baik lagi. “Kami merasakan kepercayaan dari pemerintah dan masyarakat semakin meningkat, hal itu terbukti Unswagati telah mendapatkan akreditasi institusi,” jelasnya.

Ia meminta, raihan akreditasi "B" tersebut harus sosialisasikan kepada masyarakat. Sebab Unswagati tidak hanya mendapatkan akreditasi prodi saja, tapi akreditasi institusi-nya juga.

Senada, Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), H. Dadang Sukandar menyampaikan, lulusan ini semua telah mengikuti tahapan pendidikan dan telah menyelesaikan seluruh kegiatan akademik dalam bentuk kegiatan tatap muka, praktikum, penyelesaian berbagai tugas perkuliahan dan serangkaian ujian.

“Saya ucapkan selamat kepada wisudawan/wisudawati dan saya minta agar para lulusan tak merasa berpuas diri, tapi terus melanjutkan pendidikan lebih tinggi lagi,” harapnya.

Ia mengakui, YPSGJ bersama Unswagati selalu mempertahankan kualitas lulusan agar memiliki kemampuan yang diperlukan dunia kerja, industri dan tuntutan perkembangan masyarakat serta ilmu pengetahuan.

“Unswagati selain menjadi universitas dengan jumlah peminat terbesar dari calon mahasiswa, juga merupakan universitas yang memiliki jumlah mahasiswa aktif terbanyak pada perguruan tinggi yang ada di wilayah Ciayumajakuning bahkan di Jabar,” tandasnya.

WINARNO

Loading Komentar....