fajarnews

SDN Kesambi Dalam 3 Sulap Lahan Parkir Jadi Kantin Sehat

Redaksi : Andriyana | Kamis, 24 Agustus 2017 | 01:23 WIB

WINARNO
Kepala SDN 3 Kesambi Dalem, Ano Sutrisno (kiri) usai mencicipi makanan dan minuman di Kantin Sehat sekolahnya, Rabu (23/8).

 

Fajarnews.com, CIREBON - Orang tua yang menyekolahkan anaknya di SDN 3 Kesambi Dalem, Kota Cirebon kini tidak perlu khawatir lagi dengan jajanan yang di makan anaknya saat di sekolah.

Sebab, mulai Rabu (23/8) sekolah tersebut telah memiliki Kantin Sehat yang dibangun melalui dana bantuan sebesar Rp 70 juta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI).

Dengan dibukanya kantin tersebut, semua peserta didik di SDN 3 Kesambi dalam bisa menikmati makanan atau jajanan sehat di lingkungan yang bersih dan nyaman. Bahkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, H Jaja Sulaeman beserta jajarannya ikut mencicipi makanan dan minuman di Kantin Sehat yang baru dibuka tersebut.

Kepala SDN 3 Kesambi Dalem, Kota Cirebon, Ano Sutrisno mengatakan, lahan seluas 6 x 7 meter tersebut awalnya digunakan untuk parkir. Tetapi setelah mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat, maka tempat tersebut dibangun menjadi Kantin Sehat.

“Alhamdulillah akhirnya kami miliki Kantin Sehat yang bisa dinikmati seluruh anak didik, termasuk guru juga. Selain bersih, suasana kantin ini sangat sejuk karena tempatnya tak tertutup,” kata Ano saat ditemui fajarnews.com di sekolahnya, Rabu (23/8).

Ia menerangkan, ide pembangunan Kantin Sehat tersebut bermula ketika jam istirahat anak didik selalu jajan di luar lingkungan sekolah. Pihak sekolah tidak tahu jajanan apa yang dimakan anak didik, khususnya dari segi kesehatan.

“Sampah pun berserakan Mas. Dan yang terpenting adalah kami mengkhawatirkan anak didik jajan hingga melewati jalan raya. Sebab, jalan tersebut banyak kendaraan yang lewat,” ucapnya.

Atas dasar tersebut, lanjut dia, pihaknya mengajukan ke Kemendikbud RI untuk pembangunan Kantin Sehat dan kemudian pihak kementerian meninjau atau survei ke lokasi yang akan dibangun kantin. “Setelah survei barulah kami mendapatkan anggaran buat pembangunan Kantin Sehat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ano mengatakan, Kantin Sehat tersebut telah dibangun sejak tanggal 24 Juli hingga 24 September mendatang. Sehingga, saat ini masih tahap finising dan Rabu ini (kemarin, red) telah dibuka yang diisi beberapa pedagang, seperti empat gentong, tahu gejrot, bakso, dan jajanan lainnya.

“Jadi setiap kabupaten/kota itu hanya satu SDN yang dapat anggaran buat Kantin Sehat dan kantin tersebut baru tahun ini direalisasikan oleh Kemendikbud RI untuk seluruh SDN di Indonesia,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kriteria pembangunan Kantin Sehat ini tentu melihat juga bangunan yang memadai, dan harus dipilih makanan dan jajanan yang layak dan sehat untuk anak. “Sekarang lebih nyaman Mas, karena anak-anak tak jajan ke luar sekolah sehingga bisa terpantau,” ujar Ano.

Melalui pembangunan Kantin Sehat itu juga, dirinya berharap agar anak didik bisa membiasakan hidup sehat dan bersih dan bisa diimplementasikan di rumah serta lingkungannya. “Anak-anak bisa menjaga kebersihan karena belajar tak membuang sampah sembarangan,” tuturnya.

Sementara itu Kabid Pembinaan Diksar Disdik Kota Cirebon, Muhammad UU Suhaemi mengapresiasi atas dibangunnya Kantin Sehat di SDN 3 Kesambi Dalem. Sebab, keberadaan kantin tersebut bisa menjaga anak didik untuk jajanan yang aman.  “Ini bagian dari pendidikan karakter, karena anak didik dituntut pula untuk menjaga kebersihan dan peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Dengan kebiasaan seperti inilah dirinya berharap agar anak didik membawa dan menerapkan bukan hanya di sekolah saja, tetapi di keluarga dan masyarakat. “Dengan adanya kantin ini pihak sekolah pun bisa mengontrol makanan dan minuman yang dijajakan, apakah layak untuk anak atau tidak,” pungkasnya.

WINARNO

Loading Komentar....