fajarnews

Uniku Wisuda 817 Sarjana, 161 di Antaranya Raih Cum Laude

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 29 Agustus 2017 | 10:45 WIB

Sopandi
Wisudawan Universitas Kuningan mengikuti prosesi wisuda di gedung Student Center Uniku, Senin (28/8).*

Fajarnews.com, KUNINGAN- Prosesi wisuda kembali digelar Universitas Kuningan. Kali ini, kampus terbesar di Kuningan itu meluluskan 817 sarjana yang syarat dengan prestasi. Terbukti, dari jumlah tersebut tercatat 161 wisudawan dengan predikat “Dengan Pujian” atau Cum Laude.

Secara keseluruhan, jumlah wisudawan tersebut berasal dari Program Pascasarjana, Program Sarjana, dan Program Diploma.Dari prosesi itu, perguruan tinggi di bawah Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan ini sukses mencetak 86 magister (S-2), 722 sarjana (S-1), dan 9 diploma (D-III).

Adapun yang menyandang predikat cum laude, masing-masing terdiri dari Program Pascasarjana 21 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 57 orang, Fakultas Ekonomi 67 orang, Fakultas Kehutanan tujuh orang, Fakultas Ilmu Komputer sebanyak enam orang, dan Fakultas Hukum sebanyak tiga orang.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh orangtua atau wali mahasiswa yang telah memilih dan memberi kepercayaan penuh kepada kamiuntuk mendidik putra-putri dan keluarga sampai akhirnya tiba waktu wisuda hari ini,” kata Dr. Dikdik haryadi selaku Rektor Uniku, Senin (28/8)

Menurutnya, prosesi wisuda sebagai simbol akhir belajar Uniku,secara bersamaan akan membuka penggalan pengalaman baruwisudawan sebagai seorang lulusan. Sebagaimana umumnya, lulusan perguruan tinggi dituntut untuk berkiprah dan berkarya dalam pembangunan bangsa.

“Semuanya akan kembali belajar bagaimana menjadi orang yang bermakna dan bermanfaat bagi kehidupan. Insyaallah dengan bekal keahlian dan pengetahuan yang dimiliki, serta kedisiplinan dan penalaran yang logis, kritis, dan sistematik, akan membantu proses penyelesaian masalah,” tuturnya.

Karena itu dia berharap, seluruh lulusan Uniku mampu mengembangkan kreativitasdan inovasi. Menurutnya, dengan kreativitas dan inovasi, seluruh lulusan yang lahir dan ditakdirkan sebagai makhluk social, akan senantiasa melakoni kehidupannya secara serasi dan selaras bersama kehidupan manusia yang lain.

Kemudian dia menegaskan, siapapun yang sudah menyandang gelar magister, sarjana, atau diploma dipastikan sudah memiliki kemampuan akademik yang cukup tinggi.

Hanya saja, dalam mencapai keberhasilan hidup kemampuan tersebut belum bisa dikatakan cukup. Menurutnya, keberhasilan hidup hanya dapat dicapai dengan disiplin, motivasi, kerjacerdassecara sistematik dan ketangguhan lahir batin.

“Tidak dapat diragukan lagi bahwa mengubah suatu potensi menjadi kenyataan yang bermanfaat memerlukan teknologi, keterampilan teknis, dan keterampilan manajemen yang disertai kerja keras cerdas dan disiplin tinggi,” katanya.

Senada dengan Dikdik, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menjelaskan, gelar akademik yang disandang para wisudawan memiliki arti kalau masing-masing lulusan memiliki kesempatan lebih luas untuk berkiprah, meniti karier, dan menatap masa depan yang lebih baik. Menurutnya, seluruh wisudawan harus bisamengembangkan diri dan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, agama, serta bangsa dan negara.

“Sebagai generasi muda yang menyandang predikat sarjana, magister, dan ahlimadya, berarti para wisudawan siap memikul dan meneruskan perjuangan bangsa. Saya minta semuanya memiliki pandangan jauh ke depan, siap bekerja keras, profesional, memiliki loyalitas tinggi, dan memegang teguh kejujuran.” kata Acep.

Acep berharap, seluruh wisudawan mampu dengan bangga menunjukan diri sebagai alumnus universitas kebanggaan masyarakat Kuningan.

Kemudian, mampu hidup di tengah masyarakat sebagai pemikir dan pelaku pembangunan. Baik di Kabupaten Kuningan maupun di seluruh wilayah bangsa dan negara Indonesia. (Sopandi)

Loading Komentar....